Hijab Tak Menghalangiku Berolahraga.
Assalamu’alaikum dear. Salam ini aku sampaikan untuk setiap calon
penghuni surga salah satunya kamu yang sedang baca tulisan ini .Cie…
Hallo para "Saliha".
Namaku Putri Yowanty. Aku suka sekali berolahraga, salah satunya lari dan berenang. Saliha tidak perlu membayangkan badanku bagus such as body goals yaah karena tinggiku aja ga sampe 160 cm hehe.
Hari demi hari aku lalui, aku mulai berfikir untuk menyesuaikan pakaianku ketika berolahraga. Somehow para sahabatku juga suka malas kalau harus jogging dengan pakaian serba tertutup dan super duper bikin gerah. Kerudung bergo, kaos panjang dan celana panjang adalah outfit terbaik untuk olahraga. Tapi, outfit seperti itu masih dianggap terlalu vulgar mungkin juga yang tidak terbiasa menggunakan celana karena daily outfit mereka biasanya pakai rok atau pakai gamis.
“Aku kalau pakai celana tuh rasanya kayak naked”
“Aku tuh mau banget olahraga tapi aku susah kalau lari pakai rok gini, ngeri keserimpet”
Kata-kata seperti itu udah sering sekali aku dengar.
Tiba-tiba ketika sedang berolahraga di kampus aku melihat sahabatku yang menggunakan model rok yang sekaligus ada celananya dan bentuknya pun seperti celana training. Kurang lebih seperti ini bentuknya.
Really, seperti bertemu big things padahal cuma celana. Dulu, celana seperti itu belum se-famous sekarang. Tapi cerdas banget sih sih temanku ini dia punya outfit sehingga bisa tetep olahraga dengan aman tapi tetap mempertahankan hijab syar'i nya dia. Thumbs up!
But, no worries aku tidak mau mempermasalahkan outfit apa yang ingin saliha pakai saat berolahraga ingin mengenakan celana training atau celana plus rok ini. Karena InshaaAllah pahala nya dua kali lipat. Pahala menutup aurat dan menjaga kesehatan tubuh.
Cheer Up!
But, no worries aku tidak mau mempermasalahkan outfit apa yang ingin saliha pakai saat berolahraga ingin mengenakan celana training atau celana plus rok ini. Karena InshaaAllah pahala nya dua kali lipat. Pahala menutup aurat dan menjaga kesehatan tubuh.
Cheer Up!
Ada satu hal lagi yang membuat aku jadi punya semangat baru. Ya, ada sebuah artikel yang mempublish bahwa ada dua atlet voli Indonesia yang berkompetisi di Proliga tahun 2016 lalu. Mereka adalah Helda dan Shinta, dua atlet voli yang berhijab. Sebelum menandatangani kontrak mereka sudah mengatakan bahwa akan bermain dengan mengenakan hijab dan ternyata pihak penyelenggara tidak mempermasalahkannya.
You please Allah plus you get reward. InshaaAllah.
You please Allah plus you get reward. InshaaAllah.
Nah, sebagaimana kisah aku ketika olahraga renang dan jogging yang serba salah itu. Disini aku menemukan good idea. Kedua atlet itu diperbolehkan mengenakan jilbab asalkan warna hijab dan manset yang digunakan sama warna. Mereka juga memilih bahan jilbab katun yang bersifat stretch agar bisa menyerap keringat dan membuat nyaman. Jadi selain takwa kita juga harus cerdas dalam menyesuaikan kebutuhan diri.
Get the point untuk para saliha kita tidak boleh menjadikan hijab sebagai halangan untuk berolahraga. Hijab, Why Not?!
Alhamdulillah ada kegiatan yang keren di hari Minggu, 29 april 2018 mulai jam 5 pagi - 11 siang, bertempat di FX Sudirman, Jakarta akan diadakan Hijaberlari.
Apa itu Hijaberlari?
Hijaberlari adalah event lari untuk perempuan di mana semua peserta perempuannya mengenakan hijab, ada photo booth, zumba, hadiah Umroh dan masih banyak lagi.
For further information, kindly check :
Hijaberlari adalah event lari untuk perempuan di mana semua peserta perempuannya mengenakan hijab, ada photo booth, zumba, hadiah Umroh dan masih banyak lagi.
For further information, kindly check :
#hijaberlari
#sehatitucantik










0 komentar:
Post a Comment